Berikut Daftar 25 Merek Beras Diperkaya Vitamin Tidak Sesuai Klaim
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap hasil pemeriksaan terhadap 27 merek beras fortifikasi. Sebanyak 25 merek disebut tidak memenuhi persyaratan terkait kandungan gizi yang dicantumkan pada kemasan, sementara dua merek lainnya dinyatakan memenuhi ketentuan.
Temuan kandungan gizi tersebut menjadi salah satu persoalan yang disoroti Kementerian Pertanian. Berdasarkan pemeriksaan, kandungan gizi pada beras yang diuji ditemukan tidak sesuai dengan klaim yang dicantumkan produsen pada label.
Dalam paparannya, Amran menunjukkan sejumlah merek yang masuk dalam pemeriksaan, di antaranya Sumo, Rojolele, hingga Idola.
Temuan Kandungan Gizi
Dari 27 merek beras fortifikasi yang diperiksa, 25 dinyatakan tidak memenuhi syarat. Ketidaksesuaian yang ditemukan berkaitan dengan kandungan gizi yang tidak sesuai dengan klaim produsen pada kemasan. Sementara dua merek lainnya dinyatakan memenuhi ketentuan.
Amran menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian karena beras fortifikasi dipasarkan dengan klaim memiliki kandungan vitamin atau zat gizi tertentu.
Harga Beras Juga Disorot
Selain kandungan gizi, Amran menyoroti harga jual beras fortifikasi yang dinilai sangat tinggi.
Ia menyebut beras fortifikasi ditemukan dijual hingga Rp57.000 per kilogram. Menurut perhitungannya, harga beras tersebut seharusnya sekitar Rp13.000 per kilogram, dengan tambahan biaya proses fortifikasi sekitar Rp1.000.
“Beras fortifikasi dijual tertinggi Rp57.000. Mana bisa orang miskin membeli harga Rp57.000? Padahal begitu dicek, seharusnya harganya Rp13.000,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).
Amran kemudian menyebut terdapat selisih harga hingga Rp44.000 per kilogram pada harga tertinggi. Ia menyebut praktik tersebut sebagai dugaan penipuan dan menegaskan angka tersebut masih merupakan dugaan.
“Karena vitamin tadi yang disyaratkan di labelnya itu tidak sesuai. Ini diduga ya, penipuan selisih Rp44.000 per kilo, yang tertinggi ya,” ujarnya.
Amran juga memperkirakan nilai dugaan praktik tersebut mencapai Rp89 triliun. Perhitungan itu dikaitkan dengan data BPS mengenai beras premium dan fortifikasi yang beredar.
“Ini sudah tidak tepat sasaran. Kemudian saat ini juga ada praktek penipuan terhadap beras fortifikasi, nilainya ini estimasi ya, Rp89 triliun,” tuturnya.
Dalam paparannya, Amran mencantumkan 25 merek yang disebut masuk dalam temuan pemeriksaan, yakni:
- Wellfarm Beras Diabet.
- Idola Fortifikasi
- Idola High Quality Whole Grain Rice
- Idola Long Grain Rice
- Ikan Mas Cupang
- AAA Wijaya Kusuma
- Cantik Manis
- Penari Bangkok
- Topi Koki Short Grain
- Topi Koki Setra Royale
- Topi Koki Long Grain Crystal
- HOK-1 Gohan
- Maknyuss Pulen Gizi
- Anak Raja Fortifikasi
- Anak Raja Nusantara
- Top Anak Raja
- PMS Induk Ayam
- Sumo
- Rasvit
- FS Nutri Rice
- Pelikan
- Rice Rojolele
- Super Kepala Beras Premium 111
- 111 Golden Number
- Putri Koki
- Wellfarm Beras Diabet.
