AHY Ingin Bawa Model Pembangunan Jakarta ke Daerah Lain
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dapat menjadi contoh pembangunan bagi kota-kota besar di daerah lain.
AHY bahkan berencana membawa praktik terbaik atau best practice pembangunan Jakarta untuk diterapkan di provinsi lain dengan menyesuaikan kondisi masing-masing daerah.
Hal tersebut disampaikan AHY saat menghadiri Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026 di St Regis Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).
“Saya punya kepentingan untuk membawa best practice di Jakarta ini, ke provinsi-provinsi lain kalau diizinkan oleh Pak Gubernur,” kata AHY.
Menurutnya, pengalaman Jakarta dalam pengelolaan aset, pembangunan infrastruktur, konektivitas hingga pelayanan publik dapat menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain.
AHY menilai tantangan pemerintah saat ini bukan menghentikan urbanisasi, melainkan memastikan kota-kota di Indonesia mampu menyediakan pelayanan, sumber daya dan sistem logistik yang memadai seiring bertambahnya jumlah penduduk perkotaan.
Ia menyebut tren urbanisasi akan terus meningkat dan diperkirakan sekitar 70 persen penduduk Indonesia nantinya akan hidup, bekerja dan menjalankan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan.
“Pertanyaannya, bukan bagaimana kita memitigasi atau menghentikan laju urbanisasi, tapi apakah kita sudah bisa menyiapkan kota-kota kita untuk memiliki standar yang dibutuhkan,” ujarnya.
AHY juga menekankan pentingnya kepemimpinan dan manajemen dalam membangun kota yang mampu menghadapi pertumbuhan penduduk.
Menurutnya, Jakarta memiliki sejumlah pengalaman yang dapat menjadi rujukan, termasuk dalam pengembangan transportasi publik dan konektivitas.
Ia mencontohkan Transjakarta dan LRT Jakarta sebagai bagian dari pengelolaan aset publik yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain pembangunan dan konektivitas, AHY mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
“Prosperity dan sustainability harus diperjuangkan dalam satu tarikan napas yang sama,” kata AHY. Ia berharap pengalaman pembangunan Jakarta dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing kota, dengan tetap menyesuaikan kebijakan terhadap kebutuhan masyarakat serta karakteristik masing-masing daerah.
