AHY Terima Hadiah Sepatu Pemecah Rekor Asia Tenggara dari Pelari Robi Syianturi
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
26 Mei 2025, ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat menerima sepatu pemecah rekor dari pelari maraton Indonesia Robi Syianturi.
Sepatu itu dikenakan Robi saat memecahkan rekor nasional sekaligus rekor Asia Tenggara di Copenhagen Marathon, Denmark, pada 10 Mei 2026. Penyerahan berlangsung saat keduanya bertemu di ruang kerja AHY di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
AHY menyatakan akan menempatkan sepatu tersebut secara khusus sebagai simbol sejarah baru dunia lari Indonesia. Ia mengaku bangga dan terharu mendengar langsung kisah perjuangan Robi yang mencatat waktu 2 jam 12 menit 20 detik.
“Bangga dan ikut terharu mendengar langsung kisah perjuangan luar biasa dari atlet maraton kebanggaan Indonesia, Robi Syianturi. Baru saja, Robi mencatat sejarah dengan memecahkan Rekor Nasional sekaligus Rekor Asia Tenggara di Copenhagen Marathon dengan waktu fantastis 2 jam 12 menit 20 detik. Sebuah pencapaian yang tentu tidak datang dalam semalam,” ujar AHY, Sabtu (23/5/2026).
Menurut AHY, konsistensi Robi memperbaiki catatan waktu dari Valencia, Gold Coast, Sevilla, hingga Copenhagen menunjukkan dedikasi luar biasa.
“Di balik konsistensinya terus memperbaiki catatan waktu dari Valencia, Gold Coast, Sevilla hingga Copenhagen, ada kerja keras, disiplin, dan mental yang luar biasa kuat,” katanya.
AHY juga mengaku salut mendengar Robi tetap menuntaskan Sevilla Marathon meski kakinya terluka dan berdarah.
“Robi bahkan pernah tetap berlari hingga finish di Sevilla Marathon meski kakinya terluka dan berdarah. Mendengar cerita itu secara langsung benar-benar membuat saya salut,” ungkapnya.
Ia turut tersentuh oleh perjalanan hidup Robi yang tumbuh dari keluarga sederhana di Belitung dan kepeduliannya melelang jersey serta sepatu bersejarah untuk membantu korban bencana di Sumatra.
“Bagi saya, Robi bukan hanya seorang atlet hebat, tapi juga pribadi yang punya hati besar. Ia bahkan rela melelang jersey dan sepatu bersejarahnya untuk membantu korban bencana di Sumatra. Kisah perjalanan Robi ini sangat menginspirasi,” tuturnya.
Di akhir pertemuan, AHY mengucapkan selamat atas pencapaian Robi sekaligus kelahiran putra pertamanya.
“Selamat Robi, atas pencapaian luar biasanya. Dan selamat juga atas kelahiran putra pertamanya yang usianya hampir sebaya dengan Arjuna. Tetap rendah hati, terus berlari, dan terus bawa Merah Putih terbang tinggi di panggung dunia,” kata AHY.
Catatan waktu 2 jam 12 menit 20 detik di Copenhagen menjadikan Robi pelari Indonesia pertama yang menuntaskan maraton di bawah 2 jam 13 menit. Ia finis di peringkat ke-10 secara keseluruhan dan menjadi satu-satunya pelari Asia yang menembus sepuluh besar.
Catatan itu mempertajam rekor sebelumnya yang juga dipegang Robi, yakni 2 jam 13 menit 18 detik di Sevilla Marathon pada Februari 2026, dan 2 jam 15 menit 4 detik di Gold Coast Marathon 2025.
Robi merupakan peraih medali emas nomor maraton SEA Games 2025 sekaligus pemegang rekor nasional setengah maraton dengan catatan 1 jam 3 menit 24 detik.
Robi lahir dan besar di Bangka Belitung dari pasangan Amir Sianturi, perantau asal Toba, dan Dewi Purnawati, warga Bangka Belitung. Ia merupakan anak keempat dan satu-satunya yang menekuni olahraga.
“Ya, memang sejak kecil hobinya lari. Kecepatan dan daya tahannya sangat menonjol sehingga ia mendapatkan pelatihan khusus,” ujar Amir Sianturi.
Robi sempat diminta ayahnya berhenti berlari untuk berkuliah dan sempat pula ditawari menjadi polisi, namun ia menolak demi menekuni atletik. Ia bahkan pernah menjalani pelatihan ketat di sebuah akademi maraton di Kenya.
Pada April 2026, Robi mendapatkan anak pertama dari pernikahannya dengan dr. Bella Afifah Dewanti. Meski kerap tinggal di Jakarta dan aktif di ajang internasional, ia tetap membela Bangka Belitung dalam bidang atletik.
www.geosiar.co.id
