Ayah dan Balita Tewas Dibunuh di Rumah, Istri Kritis Sempat Berteriak Minta Tolong
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
PALU, GEOSIAR.CO.ID – Polisi masih memburu pelaku pembunuhan yang menewaskan seorang ayah dan anak balitanya, sementara sang istri mengalami luka kritis, di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Minggu (26/7/2026) malam.
Kasus tersebut menggegerkan warga karena terjadi di rumah yang baru sekitar dua pekan ditempati korban dan juga digunakan sebagai tempat pengolahan ayam potong.
Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismailboby membenarkan peristiwa itu merupakan tindak pidana pembunuhan.
Ia mengatakan penyidik masih mengejar pelaku sehingga belum dapat mengungkap kronologi maupun motif kejadian.
“Sebagai penegak hukum, khususnya Polresta Palu, kami masih dalam pengejaran tersangka sehingga belum bisa memberikan keterangan. Video yang beredar di media sosial juga masih diduga memperlihatkan pelaku,” ujarnya.
Menurut Ismailboby, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut.
Polisi juga belum mengungkap identitas korban maupun terduga pelaku kepada publik.
“Kami mohon doa dari rekan-rekan media dan masyarakat agar pelaku segera dapat ditangkap. Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan kembali,” katanya.
Sementara itu, seorang tetangga korban bernama Bahtiar mengaku mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah sekitar pukul 22.00 Wita.
Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari anak-anak yang sedang bermain. Namun, tak lama kemudian terdengar teriakan seorang perempuan.
“Saya dengar ada yang berteriak minta tolong, ‘tolong saya, jangan bunuh saya’,” katanya.
Bahtiar juga mendengar tangisan seorang anak, disusul suara benturan keras dari dalam rumah. Ia mengaku sempat mendengar suara pria yang diduga pelaku mengatakan, “anak kecil menangis”, kemudian terdengar suara lain berbisik, “kasi diam itu anak.”
Mendengar teriakan tersebut, Bahtiar menghubungi rekannya yang merupakan anggota kepolisian, memanggil Ketua RT, lalu bersama warga mendobrak pintu rumah.
Saat masuk ke dalam rumah, mereka menemukan korban pria tergeletak bersimbah darah di dekat pintu masuk dengan sejumlah luka. Istri korban masih hidup meski mengalami luka serius, sedangkan anak balita ditemukan meninggal dunia di atas tempat tidur.
Menurut Bahtiar, keluarga tersebut baru sekitar dua pekan tinggal di lokasi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga pelaku diduga memiliki hubungan pekerjaan dengan korban. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta memburu pelaku. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi mengenai motif maupun identitas pelaku sebelum ada keterangan resmi dari penyidik.
