Ayu Aulia Tarik Pernyataan Soal Dihamili Pejabat
GEOSIAR.CO.ID 16 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Selebgram Ayu Aulia menarik pernyataannya soal dihamili pejabat publik berinisial R yang sempat ramai di media sosial.
Melalui konferensi pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/5/2026) malam, ia menyatakan unggahan tersebut hanyalah luapan emosional pasca-operasi pengangkatan rahim.
Kuasa hukum Ayu, Herdiyan Saksono, menegaskan kliennya tengah dalam kondisi tidak stabil akibat penyakit serius di organ reproduksi.
Herdiyan menjelaskan, Ayu baru saja menjalani histerektomi atau operasi pengangkatan rahim akibat tumor ganas dan adenomiosis yang menyebar.
Menurut Herdiyan, kondisi kesehatan tersebut memengaruhi emosi serta unggahan-unggahan Ayu di media sosial yang berkembang liar di publik.
“Saya di sini mewakili klien saya, Ayu Aulia, untuk mengklarifikasi berita yang sudah sangat-sangat liar,” kata Herdiyan Saksono dalam konferensi pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).
Herdiyan menyebut sejumlah inisial yang sempat beredar, seperti R, MR, RK, RKS, dan RHS, sebagai bentuk keresahan pribadi kliennya yang tidak memiliki kaitan langsung dengan tokoh tertentu.
“Yang beredar ya yang ada R, ada MR, ada RK, ada RKS, ada RHS dan lainnya, mohon maaf bahwa klien saya itu dalam keadaan kurang sehat,” ujar Herdiyan di lokasi yang sama.
Sejumlah nama pejabat publik sempat terseret dalam isu tersebut, di antaranya mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bintan Roby Kurniawan, sebagaimana dilaporkan Suara.com dan RCTI+.
Ayu Aulia membantah ada tekanan dari pihak tertentu hingga dirinya memberikan klarifikasi. Selebgram berusia 30 tahun itu menyatakan unggahan yang sempat viral murni luapan emosi.
“Nggak ada sih. Semuanya luapan emosional aja,” kata Ayu Aulia dalam konferensi pers yang sama, Kamis (14/5/2026).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa namanya terbawa dalam kegaduhan tersebut.
“Saya mohon maaf untuk pihak-pihak terkait yang merasa namanya mungkin terbawa-bawa,” ungkap Ayu di kesempatan yang sama.
Herdiyan menegaskan tidak ada hubungan langsung antara inisial-inisial yang sempat disebut kliennya dengan sosok tertentu, meskipun mengakui ada orang yang memang dimaksudkan.
“Itu adalah luapan kegundahan hati dari Ayu ini. Apakah memang ada person-nya? Betul memang ada person. Tapi apakah ada hubungan langsung? Saya pikir itu bisa saya bantah kali ini,” jelas Herdiyan dalam konferensi pers di Antasari, Kamis (14/5/2026).
Penyakit di organ reproduksi yang diidap Ayu disebut berdampak pada kondisi mental kliennya, sehingga unggahan di media sosial dinilai tidak terarah.
“Pengaruh dari pengobatannya lah. Jadi agak ngelantur sedikit begitu,” tutup Herdiyan di lokasi yang sama.
.
www.geosiar.co.id

