Canda AHY Ungkit Era Demokrat Jadi Oposisi: Nggak Perlu Lagi Kan?
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melontarkan candaan saat menghadiri kick off peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026). Dalam sambutannya, AHY sempat mengenang masa ketika Partai Demokrat berada di luar pemerintahan. Sambil menunjuk foto lamanya yang masih berkumis, ia berkelakar bahwa saat itu Demokrat masih berstatus oposisi dan bertanya kepada para kader, “Nggak perlu lagi kita kayak begitu, kan?” yang langsung disambut gelak tawa para hadirin.
Sebelumnya, AHY mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat perjuangan partai hingga masa mendatang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian yang diraih keluarga besar Partai Demokrat, termasuk prestasi klub bola voli LavAni yang sukses menjuarai Proliga, Livoli, hingga mengantarkan pemainnya menjadi juara Asia Volleyball Championship 2026 serta meraih gelar Most Valuable Player (MVP). Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Demokrat meski berasal dari dunia olahraga.
Dalam kesempatan itu, AHY turut mengungkapkan rencana Partai Demokrat menjalankan program Silaturahmi 360, yakni agenda membangun komunikasi yang lebih luas dengan berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan pimpinan partai politik di tingkat pusat maupun daerah. Ia menegaskan bahwa Demokrat ingin terus memperkuat hubungan politik yang harmonis sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan mendukung pembangunan nasional.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur tersebut juga mengenang kebersamaan para kader saat Demokrat masih berada di luar pemerintahan, termasuk mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, dan sejumlah pengurus lainnya. Meski disampaikan dengan nada bercanda, pernyataan AHY mencerminkan posisi Partai Demokrat saat ini yang menjadi bagian dari koalisi pemerintahan dan berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai kekuatan politik di Indonesia.
