Dokter Tertipu Ternyata Suaminya Sudah Menikah, Aset 1 Miliar Digadai Suami Untuk Istri Pertama

GEOSIAR.CO.ID 5 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

PALEMBANG, GEOSIAR.CO.ID -Seorang dokter berinisial PT (37) melaporkan suaminya, AH, ke Polrestabes Palembang atas dugaan pemalsuan identitas pada Senin (4/5/2026).

Setelah empat tahun pernikahan, PT baru mengetahui suaminya telah memiliki istri dan anak sebelum menikahinya, sekaligus menggadai aset milik bersama yang ditaksir lebih dari Rp1 miliar. Dana tersebut diduga digunakan AH untuk membiayai keluarga pertamanya.

Fakta itu terbongkar saat keduanya bertengkar hebat selepas Lebaran Idulfitri. PT menemukan dokumen identitas suaminya yang berbeda dengan dokumen yang digunakan AH sebagai syarat pernikahan empat tahun lalu.

“KTP yang diberikan kepada saya sebagai syarat menikah tertulis lajang. Tapi saya menemukan KTP lain dengan alamat berbeda. Ternyata dia punya beberapa identitas,” kata PT, sebagaimana dilaporkan Tribun Medan.

PT kemudian mengonfirmasi temuannya dengan mendatangi langsung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang. Hasilnya memperkuat dugaan bahwa AH memang menggunakan lebih dari satu identitas resmi, sebagaimana dilaporkan Sumatera Ekspres.

PT menyatakan dirinya merasa dikhianati, terlebih setelah mengetahui jumlah anak dari pernikahan pertama suaminya bertambah selama masa pernikahannya bersama AH.

“Saat menikah dengan saya, ternyata statusnya sudah punya istri dan anak. Saya merasa ditipu lahir dan batin selama empat tahun ini,” tegas PT.

Selain kerugian batin, PT juga mengaku mengalami kerugian materiil yang signifikan. Aset bersama yang ditaksir lebih dari Rp1 miliar diduga digadaikan suaminya tanpa sepengetahuannya, dengan dana hasil gadai disalurkan untuk keluarga pertama AH, sebagaimana dilaporkan Akurat Sumsel.

Hingga laporan ini dibuat, polisi masih melakukan pendalaman atas dugaan pemalsuan identitas yang dilaporkan PT. Belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *