Hendrik Sitompul Apresiasi Langkah Cepat Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jaga Pasokan BBM 24 Jam
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID – Anggota Komisi VII DPR RI periode 2019–2024, Hendrik H. Sitompul, mengapresiasi langkah cepat PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya.
Apresiasi tersebut disampaikan Hendrik menyusul berbagai langkah yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Sumbagut, mulai dari penambahan 45 unit mobil tangki, penambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT), hingga pengoperasian Terminal Medan, Fuel Terminal (FT) Pematangsiantar, FT Kisaran, Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe, serta sejumlah SPBU selama 24 jam.
“Saya mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga Sumbagut dalam memperkuat distribusi BBM. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat hingga sekitar 10 persen, penambahan armada mobil tangki dan layanan distribusi selama 24 jam menjadi langkah yang tepat untuk memastikan pasokan BBM tetap aman,” ujar Hendrik.
Menurut Hendrik, ketersediaan energi merupakan kebutuhan mendasar yang harus tetap terjaga agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian tidak terganggu. Karena itu, ia menilai penambahan armada distribusi dan personel menjadi langkah yang tepat untuk memastikan pasokan BBM tetap lancar.
Hendrik juga mengapresiasi sinergi antara Pertamina dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang ikut mendukung kelancaran distribusi BBM di lapangan.
“Kolaborasi seluruh pihak sangat penting agar distribusi BBM berjalan optimal. Masyarakat tentu berharap pasokan tetap tersedia dan pelayanan di SPBU berjalan lancar tanpa kendala,” katanya.
Sebelumnya, Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengatakan konsumsi BBM di Medan meningkat sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan rata-rata harian.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina menambah armada mobil tangki, memperkuat personel distribusi, serta mengoptimalkan operasional terminal dan SPBU selama 24 jam.
Sunardi juga menegaskan perusahaan tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran prosedur operasional maupun kode etik yang dapat mengganggu kelancaran distribusi BBM.
Selain itu, Pertamina menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses normalisasi distribusi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut membawahi distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara, Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau. Ke depan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna meningkatkan keandalan distribusi BBM serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
