Idul Adha 1447 H, Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
28 Mei 2026, ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memotong 63 ekor sapi kurban yang dagingnya disalurkan kepada masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Pelaksanaan kurban menjadi bagian dari Gerakan Nasional Demokrat Berbagi Paket Kurban yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia melalui jaringan DPD provinsi dan kabupaten/kota. DPD DKI Jakarta sendiri menyiapkan 10 ekor sapi yang diolah menjadi sekitar 2.000 paket daging.
Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan semangat berbagi kader terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun semangat berbagi melalui kurban semakin baik. Semakin banyak hewan kurban yang diserahkan melalui DPP untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata AHY dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Ketua Umum Partai Demokrat.
“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Mas AHY, agar momentum Iduladha menjadi ruang memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang,” kata Mujiyono.
Distribusi paket daging dilakukan dengan prinsip pemerataan agar bantuan dapat menjangkau warga di berbagai wilayah Jakarta.
Mujiyono menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan, melainkan juga bentuk kehadiran partai dalam merespons situasi ekonomi sosial yang berkembang.
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menambahkan, pelaksanaan kurban melibatkan kader dan struktur partai agar bantuan langsung menyentuh masyarakat.
“Demokrat Jakarta ingin memastikan kegiatan sosial tidak berhenti pada simbol, tetapi memberi dampak yang dirasakan warga,” ujar Mujiyono.
www.geosiar.co.id
