Kecelakaan Maut di Laguboti, Dua Mahasiswa Tewas, Pengemudi Mobil Kabur
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
TOBA, GEOSIAR.CO.ID – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Medan-Tarutung, tepatnya di Desa Gasaribu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Kamis (17/9/2026) malam.
Dalam kecelakaan tersebut, dua perempuan yang diketahui merupakan mahasiswa meninggal dunia. Sementara pengemudi mobil yang diduga terlibat kecelakaan melarikan diri dan hingga kini masih diburu polisi.
Kedua korban masing-masing berinisial RAB (18) dan LFS (26), warga Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.
Kasat Lantas Polres Toba Iptu Elon Sitinjak mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.20 WIB. Saat itu, sepeda motor bernomor polisi BK 5742 AMD yang dikendarai korban melaju dari arah Medan menuju Tarutung.
“Benar ada tabrak lari antara mobil dengan sepeda motor, dua korban meninggal dunia,” kata Elon, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpangi kedua korban diduga bersenggolan dengan sebuah mobil yang identitas kendaraan maupun pengemudinya belum diketahui.
Setelah terjadi senggolan, kedua korban terpental. Mobil yang diduga terlibat kecelakaan kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
RAB yang merupakan pengendara sepeda motor bahkan terseret hingga sekitar 100 meter. Ia mengalami luka robek di bagian kepala, patah pada kedua tangan serta patah tulang kaki kiri.
RAB meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara LFS yang merupakan penumpang sepeda motor mengalami luka robek di kepala dan patah tulang bahu kiri. Korban sempat dilarikan ke RSU HKBP Balige untuk mendapatkan perawatan.
Namun, setelah menjalani perawatan, LFS dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi mobil yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Elon mengatakan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta menelusuri keberadaan kendaraan yang meninggalkan lokasi.
“Kita melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri identitas mobil dan pengemudinya,” ujarnya.
“Kami masih mengidentifikasi dan memburu pengemudi mobil yang melarikan diri usai terlibat kecelakaan,” katanya.
