OpenAI Rilis GPT-Live, Pengguna Diklaim Bisa Berinteraksi Layaknya Berbicara dengan Manusia
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -OpenAI memperkenalkan fitur terbaru bernama GPT-Live, sebuah teknologi percakapan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman komunikasi secara alami layaknya berbicara dengan manusia. Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya OpenAI dalam mengembangkan interaksi AI yang lebih responsif, cepat, dan kontekstual.
Melalui GPT-Live, pengguna dapat berkomunikasi secara langsung menggunakan suara tanpa harus mengetik setiap pertanyaan. Model AI mampu merespons percakapan secara real-time dengan jeda yang lebih singkat, intonasi yang terdengar alami, serta kemampuan memahami konteks percakapan yang berlangsung secara berkelanjutan.
Berbeda dengan chatbot konvensional yang bekerja berdasarkan format tanya-jawab, GPT-Live dirancang untuk mempertahankan alur diskusi secara lebih natural. Pengguna dapat menyela saat AI sedang berbicara, mengganti topik pembicaraan, maupun mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa harus mengulang konteks dari awal.
OpenAI menyebut teknologi tersebut dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari pendamping belajar, penerjemah, asisten kerja, hingga teman berdiskusi dalam kehidupan sehari-hari. Fitur ini juga memungkinkan AI memberikan respons yang lebih ekspresif sehingga percakapan terasa lebih menyerupai komunikasi antarmanusia.
Peluncuran GPT-Live menunjukkan semakin pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif. Sejumlah perusahaan teknologi global kini berlomba menghadirkan asisten AI yang tidak hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat memahami maksud pengguna, mengenali konteks percakapan, dan memberikan respons secara lebih alami.
Meski demikian, OpenAI menegaskan bahwa GPT-Live tetap memiliki keterbatasan. Pengguna disarankan untuk melakukan verifikasi terhadap informasi yang berkaitan dengan bidang penting, seperti kesehatan, hukum, maupun keuangan, karena respons AI masih berpotensi mengandung kekeliruan.
Dengan hadirnya GPT-Live, OpenAI berharap pengalaman berinteraksi dengan kecerdasan buatan menjadi semakin intuitif dan mudah diakses. Teknologi ini dinilai menjadi salah satu langkah menuju generasi asisten digital yang mampu membantu aktivitas sehari-hari melalui percakapan yang lebih natural dan mendekati komunikasi antarmanusia.
