Pertalite Dicampur Pertamax Turbo, Pakar BRIN Ungkap Dampaknya bagi Mesin Kendaraan
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Mencampurkan Pertalite dengan Pertamax Turbo kerap menjadi pilihan sebagian pengendara yang ingin meningkatkan performa kendaraan tanpa harus sepenuhnya beralih ke bahan bakar beroktan tinggi. Namun, benarkah praktik tersebut aman bagi mesin? Menanggapi hal tersebut, pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa pencampuran kedua jenis bahan bakar pada dasarnya tidak menimbulkan dampak negatif selama dilakukan dalam kondisi yang tepat.
Menurut penjelasan pakar BRIN, Pertalite dan Pertamax Turbo sama-sama merupakan bahan bakar bensin yang telah memenuhi standar kualitas sehingga secara kimiawi dapat bercampur di dalam tangki kendaraan. Hasil pencampuran tersebut akan menghasilkan angka oktan yang berada di antara kedua jenis bahan bakar, bergantung pada komposisi yang digunakan. Dengan demikian, mesin tidak akan mengalami kerusakan hanya karena kedua bahan bakar tersebut dicampurkan.
Meski demikian, pencampuran tidak serta-merta membuat performa kendaraan meningkat secara signifikan. Efektivitasnya tetap bergantung pada rasio kompresi mesin dan rekomendasi bahan bakar dari pabrikan. Kendaraan dengan rasio kompresi rendah umumnya tidak akan memperoleh manfaat maksimal dari penggunaan bahan bakar beroktan tinggi, sedangkan mesin berkompresi tinggi memang dirancang untuk memanfaatkan oktan yang lebih besar agar pembakaran berlangsung lebih optimal.
Pakar BRIN juga mengingatkan bahwa penggunaan bahan bakar sebaiknya disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan. Jika pabrikan merekomendasikan Pertalite, maka penggunaan Pertalite secara rutin sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mesin. Sebaliknya, kendaraan yang membutuhkan bensin beroktan tinggi akan lebih optimal jika menggunakan Pertamax Turbo atau jenis bahan bakar lain yang memiliki angka oktan sesuai spesifikasi.
Selain itu, pengendara tidak disarankan menjadikan pencampuran sebagai solusi utama untuk meningkatkan efisiensi maupun tenaga kendaraan. Perawatan mesin secara berkala, penggunaan bahan bakar yang sesuai spesifikasi, serta menjaga kualitas komponen kendaraan tetap menjadi faktor yang lebih menentukan dalam menjaga performa dan usia pakai mesin.
Dengan demikian, mencampurkan Pertalite dan Pertamax Turbo tidak berbahaya bagi mesin selama kualitas bahan bakar terjamin dan penggunaannya tidak bertentangan dengan rekomendasi pabrikan. Namun, agar performa mesin tetap optimal dan konsumsi bahan bakar lebih efisien, pemilik kendaraan tetap dianjurkan menggunakan jenis bensin yang sesuai dengan kebutuhan mesin masing-masing.
