Prabowo Minta Danantara Jaga Aset Rp 17.000 Triliun: Jangan Bocor, Itu Uang Rakyat
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
GEOSIAR.CO.ID 24 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menjaga ketat aset negara senilai Rp 17.000 triliun yang berada di bawah pengelolaannya.
Presiden Prabowo menegaskan dana itu adalah milik rakyat dan tidak boleh bocor. Pesan disampaikan saat ia menghadiri panen raya di lokasi tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/5/2026).
Prabowo menyebut Danantara saat ini mengelola sekitar 1.040 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total aset hampir mencapai 1 triliun dolar Amerika Serikat atau setara Rp 17.000 triliun.
“Yang dikelola nggak tanggung-tanggung, ada 1.040 BUMN. Kemudian nilainya ya hampir semuanya itu US$ 1 triliun, itu Rp 17.000 triliun. Jadi harus diurus baik-baik ya, Pak Dony sama semua stafnya, jangan bocor, jangan menguap uang itu, uang rakyat itu ya,” kata Prabowo melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (23/5/2026).
Pada kesempatan itu, Prabowo memperkenalkan Chief Operating Officer (Direktur Operasional) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria.
Prabowo menjelaskan Danantara merupakan dana kedaulatan (sovereign wealth fund) Indonesia yang bertugas mengelola kekayaan negara untuk kepentingan generasi mendatang.
“Danantara itu adalah dana kedaulatan kita, singkatan Daya Anagata Nusantara. Daya artinya energi, kekuatan. Anagata masa depan. Jadi mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa untuk anak dan cucu kita seluruhnya,” kata Prabowo.
www.geosiar.co.id