Rapat Kabinet, Wapres Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026), menjadi perhatian publik.
Berbeda dari kebiasaan sebelumnya, Gibran kali ini tidak duduk di samping Presiden Prabowo Subianto, melainkan berada di barisan para menteri.
Dalam rapat yang membahas evaluasi kinerja pemerintahan menjelang pidato kenegaraan Presiden pada Agustus mendatang itu, Gibran tampak duduk tepat di sebelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Perubahan pengaturan kursi tersebut langsung menjadi sorotan. Sejumlah foto dan video jalannya rapat yang beredar di media sosial memicu berbagai tanggapan dari warganet.
Banyak yang membandingkan dengan sidang kabinet paripurna sebelumnya, di mana Gibran hampir selalu mendampingi Presiden Prabowo di meja utama.
Salah satu akun di platform X, @Asik99991, mempertanyakan perubahan tersebut.
“Tumben Gibran hari ini duduk dengan barisan Menteri. Biasanya kalau di sidang paripurna kabinet kan Gibran selalu di samping Prabowo ya,” tulis akun tersebut.
Unggahan serupa kemudian bermunculan. Sebagian warganet mengaitkan posisi duduk Gibran dengan kemungkinan adanya pengaturan baru dalam pelaksanaan rapat kabinet.
Ada pula yang berspekulasi bahwa Gibran sengaja ditempatkan di dekat Menko Perekonomian karena pembahasan rapat berkaitan dengan isu ekonomi dan evaluasi pemerintahan.
Di sisi lain, tidak sedikit yang menilai perubahan posisi duduk tersebut merupakan hal yang wajar dalam pengaturan protokol kenegaraan dan tidak perlu dikaitkan dengan dinamika politik tertentu. Sejumlah pengguna media sosial bahkan menanggapinya dengan candaan.
Hingga berita ini ditulis, Istana Kepresidenan belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan perubahan posisi duduk Wakil Presiden dalam sidang kabinet tersebut. Karena itu, berbagai spekulasi yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sidang Kabinet Paripurna sendiri tetap berlangsung sesuai agenda. Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih untuk mengevaluasi capaian program pemerintah sekaligus mempersiapkan sejumlah agenda strategis, termasuk pidato kenegaraan di hadapan DPR dan DPD pada Agustus mendatang.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga soliditas kabinet dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintah di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
Rapat berlangsung hingga selesai tanpa adanya penjelasan khusus mengenai perubahan tata letak tempat duduk peserta sidang.
Meski demikian, momen singkat tersebut telanjur menjadi perbincangan publik di media sosial. Banyak pihak kini menunggu penjelasan resmi dari Istana terkait alasan perubahan pengaturan kursi dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut.
