Pertama dalam Sejarah, Papua Bakal Dilintasi Kereta Api Jalur Jayapura-Sentani

GEOSIAR.CO.ID 18 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.IDGubernur Papua Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Matius D. Fakhiri bertemu jajaran Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jakarta untuk membahas rencana pembangunan jalur kereta api pertama di Tanah Papua, Selasa (14/4/2026) malam.

Pertemuan disepakati sebagai langkah awal realisasi moda transportasi darat modern di provinsi timur Indonesia dengan jalur percontohan Kota Jayapura-Sentani (Kabupaten Jayapura).

Fakhiri menegaskan pembahasan bersama Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin merupakan bagian dari tahapan konkret untuk menghadirkan kereta api di wilayah timur Indonesia.

“Rencana awal memang baru mencakup rute Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura,” kata Matius D. Fakhiri di Jakarta, sebagaimana dilaporkan Fajar Papua.

Fakhiri menyampaikan tim ahli PT KAI bersama tim khusus Pemerintah Provinsi Papua dijadwalkan melakukan survei rute pada akhir April 2026.

Survei awal akan menyasar jalur Kota Jayapura-Sentani sebelum dikembangkan menjadi jaringan transportasi yang lebih luas di Bumi Cenderawasih.

Fakhiri menilai keberadaan kereta api di Papua bukan semata moda transportasi penumpang, melainkan juga sarana mobilisasi barang untuk mendorong ekonomi daerah.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan apresiasi atas inisiatif Gubernur Fakhiri sekaligus menilai kehadiran kereta api di Papua sebagai langkah pemerataan kesejahteraan.

“Pembangunan kereta api di Papua bukan hanya soal transportasi,” kata Bobby Rasyidin di Jakarta, sebagaimana dilaporkan BeritaPapua.

Bobby Rasyidin menyatakan pembangunan kereta api juga merupakan upaya membangun peradaban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Juru Bicara Gubernur Papua M. Rifai Darus menjelaskan gagasan pembangunan kereta api merupakan kelanjutan dari visi para pemimpin Papua terdahulu.

Rifai menyebut Gubernur Barnabas Suebu sebelumnya pernah memasukkan ide kereta api dalam rencana pembangunan Papua, sementara Almarhum Lukas Enembe mendorong pembangunan Jalan Lintas Papua sebagai fondasi konektivitas darat.

“Apa yang dilakukan Gubernur MDF sesungguhnya adalah melanjutkan mimpi para pendahulu,” kata M. Rifai Darus, sebagaimana dilaporkan Okezone.

Rifai menambahkan langkah pembangunan dikaitkan dengan momentum pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Direktur Utama PT KAI pada awal 2026 yang membahas peluang jalur kereta api di luar Pulau Jawa.

Dirut KAI Bobby Rasyidin pada pertemuan tersebut menyebut Papua dengan Jayapura sebagai titik awal yang memungkinkan pembangunan jalur kereta api baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *