Pertamina Patra Niaga Sumbagut Tambah 45 Mobil Tangki dan Layanan 24 Jam, Pasokan BBM di Medan Tetap Aman
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan dan sekitarnya dengan menambah armada mobil tangki, personel distribusi, serta mengoptimalkan operasional terminal dan SPBU selama 24 jam.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengatakan konsumsi BBM di Medan meningkat sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan rata-rata harian seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.
“Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga meningkat sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan rata-rata harian. Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina Patra Niaga melakukan berbagai langkah penguatan distribusi BBM secara terpadu,” kata Sunardi.
Sebagai langkah percepatan normalisasi distribusi, Pertamina menambah 10 unit mobil tangki operasional dan 35 unit mobil tangki melalui skema spot charter. Perusahaan juga memperkuat distribusi dengan menambah 34 awak mobil tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat serta dukungan personel TNI.
Dalam operasional distribusi, Pertamina Patra Niaga turut didukung oleh PT Elnusa Petrofin sebagai mitra penyedia layanan transportasi energi yang mengoperasikan armada mobil tangki untuk mendukung kelancaran penyaluran BBM di wilayah Sumatera Bagian Utara.
Selain itu, Pertamina melakukan penambahan stok BBM di sejumlah SPBU guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama proses normalisasi distribusi.
Menanggapi informasi yang berkembang mengenai Awak Mobil Tangki (AMT), Sunardi menegaskan Pertamina Patra Niaga telah melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap personel yang terbukti melakukan pelanggaran kedisiplinan sesuai ketentuan perusahaan.
“Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran prosedur operasional maupun kode etik, serta memastikan setiap proses distribusi BBM dilaksanakan sesuai standar operasional perusahaan,” tegasnya.
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Terminal BBM Medan dan sejumlah SPBU dioperasikan selama 24 jam. Operasional serupa juga diterapkan di Fuel Terminal Pematangsiantar, Fuel Terminal Kisaran, serta Integrated Terminal Lhokseumawe guna memperkuat penyaluran BBM ke Medan dan wilayah sekitarnya.
Langkah cepat Pertamina tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI Periode 2019-2024 Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara I, Hendrik H. Sitompul. Menurutnya, penguatan distribusi menjadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan BBM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Saya apresiasi langkah Pertamina yang langsung bergerak menambah mobil tangki dan personel. Yang penting sekarang distribusi BBM semakin lancar dan tidak ada kelangkaan di SPBU,” ujar Hendrik.
Hendrik berharap upaya yang dilakukan Pertamina dapat mempercepat normalisasi distribusi sehingga masyarakat tetap memperoleh BBM dengan mudah, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi di Medan dan sekitarnya.
Di akhir keterangannya, Sunardi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan dalam beberapa hari terakhir. Ia juga mengapresiasi dukungan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah membantu memperlancar distribusi BBM.
“Pertamina berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan guna meningkatkan keandalan distribusi BBM serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” tutupnya.
