Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Sibolangit, Gearbox Truk Rusak Sebelum Rem Blong
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID – Satlantas Polrestabes Medan mengungkap hasil pemeriksaan awal terkait kecelakaan beruntun yang menewaskan empat orang di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2026). Polisi menyebut truk tronton pengangkut air mineral mengalami kerusakan pada sistem transmisi (gearbox) sebelum akhirnya rem kendaraan gagal berfungsi.
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP S.L. Widodo mengatakan kerusakan tersebut terjadi saat sopir berupaya menurunkan gigi transmisi untuk mengurangi kecepatan kendaraan di jalur menurun.
“Awalnya sopir mau menurunkan gigi dari 4 ke 3, tapi sudah tidak bisa. Transmisinya sudah bermasalah,” kata Widodo, Minggu (19/7/2026).
Menurut Widodo, penyidik telah memeriksa sopir truk, Bronsom Sinaga alias Ilham, dan kernet, Suherman Kurniawansyah, secara terpisah guna memastikan keterangan yang diperoleh tetap objektif.
“Berdasarkan pemeriksaan, kendala mulai dirasakan setelah kendaraan melintas di kawasan Koramil 03/Sibolangit saat perjalanan dari Berastagi menuju Medan,” ujarnya.
Saat transmisi tidak lagi berfungsi, sopir berusaha mengurangi kecepatan dengan menginjak pedal rem. Namun, sistem pengereman utama diduga sudah mengalami gangguan sehingga kendaraan terus meluncur di jalan menurun.
“Sudah hilang dia, rem itu sudah mengalami gangguan. Diturunkan ke 3, diturunkan ke 4, tidak bisa. Meluncur terus ke bawah,” jelas Widodo.
Polisi juga mengungkapkan sopir sempat berupaya menghindari antrean kendaraan di sekitar SPBU Sibolangit. Truk terlebih dahulu menyerempet sebuah truk tangki sebelum sopir membanting setir ke arah kanan sambil menarik rem tangan.
“Dia menghindar ke kanan karena ada antrean kendaraan di SPBU. Sopir menarik rem tangan dan kernet juga ikut membantu menarik handbrake,” katanya.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghentikan laju truk. Setelah kembali ke jalur kiri, kendaraan menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depannya hingga mengakibatkan kecelakaan beruntun.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit truk tronton, dua truk colt diesel, lima mobil minibus, dan satu sepeda motor. Akibat kecelakaan itu, empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.
Hingga kini, Satlantas Polrestabes Medan masih menunggu hasil analisis Traffic Accident Analysis (TAA) dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan merekonstruksi rangkaian peristiwa secara menyeluruh.
