Bikin Konten Pamer Celurit, Anggota Geng Motor di Medan Ditangkap Polisi
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID -Polisi menangkap seorang anggota geng motor yang kerap membuat dan mengunggah konten membawa senjata tajam berupa celurit hingga airsoft gun di media sosial.
Pelaku berinisial JR (16) ditangkap polisi di rumahnya di Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
JR diketahui merupakan anggota geng motor Simple Life Mandala yang bermarkas di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi membenarkan penangkapan tersebut.
“Sudah kami tangkap pagi tadi,” kata Bimo.
Penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan akun media sosial @simplelife._mandala yang berisi berbagai konten terkait aktivitas geng motor.
Dalam akun tersebut terdapat sekitar 27 unggahan. Sejumlah konten memperlihatkan aksi tawuran, foto celurit yang digunakan dalam tawuran, hingga video seorang anggota yang berjoget sambil menenteng celurit.
Bimo mengatakan JR bukan hanya berperan sebagai pemilik akun. Berdasarkan pemeriksaan awal, JR juga diduga menjadi penggerak massa ketika kelompok tersebut hendak melakukan tawuran.
“Selain sebagai pemilik akun, JR juga berperan sebagai penggerak massa saat akan tawuran, yang melakukan provokasi serta yang memegang celurit,” jelasnya.
Polisi turut mengamankan telepon seluler yang digunakan JR untuk mengunggah konten serta sebilah celurit.
Barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, terkait video yang memperlihatkan anggota geng motor membawa airsoft gun, polisi memastikan video tersebut bukan rekaman baru.
Bimo mengatakan airsoft gun dalam video tersebut dipegang oleh anggota geng motor lainnya. Video itu disebut direkam beberapa tahun lalu dan senjata tersebut kini sudah dijual.
“Yang memegang soft gun itu video lama, bukan video baru. Kalau pengakuannya sudah dijual di Percut,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi masih mendalami keterlibatan JR dalam aktivitas geng motor tersebut, termasuk dugaan perannya dalam aksi tawuran dan pembuatan konten yang dapat memicu keresahan di masyarakat.
Belakangan, polisi juga mengungkap motif JR membuat konten tersebut. JR disebut ingin membuat akun geng motornya viral dan berharap mendapatkan tawaran endorsement, termasuk dari situs judi online. Namun, hingga pemeriksaan dilakukan, belum ada endorsement yang diterima.
