Acara Hari Anak Nasional Keburu Dimulai, Bupati Deli Serdang Pilih Tinggalkan Lokasi
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
DELI SERDANG, GEOSIAR.CO.ID – Bupati Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan, meninggalkan lokasi peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Deli Serdang di Taman Buah Lubuk Pakam, Kamis (6/8/2026), setelah mengetahui acara telah dimulai sebelum dirinya memasuki lokasi kegiatan.
Peristiwa tersebut terjadi saat rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3AP2KB) Kabupaten Deli Serdang sudah memasuki lagu kebangsaan Indonesia Raya ketika bupati tiba.
Meski Bupati meninggalkan lokasi, kegiatan tetap dilanjutkan hingga selesai. Di lokasi acara juga telah hadir Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo beserta istri, serta para tamu undangan lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, acara dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB. Bupati tiba sekitar pukul 09.28 WIB. Namun, saat tiba, seluruh tamu undangan dan pejabat telah berada di tempat duduk masing-masing karena acara sudah lebih dahulu dimulai.
Kedatangan Bupati sempat disambut Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Deli Serdang, dr. Alfian Zunaidi Siregar, Sp.OG. Namun, setelah beberapa menit berada di dekat kendaraan dinasnya, Bupati memutuskan meninggalkan lokasi.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Deli Serdang, dr. Alfian Zunaidi Siregar, mengakui insiden tersebut terjadi akibat kesalahan koordinasi antara panitia dan protokol.
“Jadi ada salah koordinasi saja kita dengan protokol. Pas Pak Bupati sampai acara sudah dimulai Indonesia Raya. Terkejut juga Pak Bupati, kalau sudah dimulai nggak mungkin masuk di tengah jalan, malulah,” kata Alfian.
Ia membantah anggapan bahwa Bupati marah, namun mengakui adanya rasa kecewa karena rangkaian acara telah dimulai tanpa menunggu kehadiran kepala daerah.
“Salah koordinasi saja. Nggak marah (Bupati), kalau kecewa ya kecewa. Yang jelas ada kesalahan koordinasi saja,” ujarnya.
Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Deli Serdang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan acara, di antaranya permainan tradisional, parade profesi cilik, parade batik ciprat, naik mobil pemadam kebakaran, naik sado, flying fox, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak-anak.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, KTP bagi warga yang telah berusia 17 tahun, bantuan kursi roda untuk anak penyandang disabilitas, serta hadiah lomba menggambar dan mewarnai.
Selain itu, anak-anak dari berbagai sekolah turut menampilkan pembacaan puisi, tari tradisional, dan pertunjukan seni. Acara juga dihadiri Putri Otonomi Indonesia 2026, Yemima Sitanggang.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
“Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan terbaik bagi setiap anak. Mari jadikan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat sebagai tempat yang aman, nyaman, dan ramah anak,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli I TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Titiek Soegiharti, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai.
Menurutnya, keluarga merupakan benteng utama dalam memberikan perlindungan sekaligus memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
