Menlu Sugiono: Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Cermin Politik Bebas Aktif RI
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
5 Juni 2026, ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Menteri Luar Negeri Sugiono (Partai Gerindra) menyatakan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri merupakan cerminan politik luar negeri bebas aktif Indonesia di tengah eskalasi tensi geopolitik global.
Pemerintah menilai diplomasi presidensial yang intensif perlu dijalankan untuk melindungi kepentingan nasional sekaligus menempatkan Indonesia dalam upaya perdamaian dunia.
Sugiono memastikan seluruh agenda kunjungan telah direncanakan secara terukur dan didahului prosedur diplomatik.
Sugiono mengatakan dinamika geopolitik saat ini menuntut Indonesia keluar dari jalur konvensional dalam berdiplomasi.
“Terkait dengan perkembangan dan dinamika yang terjadi saat ini, kita tidak bisa mengikuti jalur-jalur konvensional karena situasinya juga tidak biasa. Dan ini amat mengundang Indonesia ingin terlibat dalam upaya perdamaian dan ketertiban dunia secara proaktif,” kata Sugiono, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
Menurut Sugiono, kunjungan kenegaraan tersebut sejalan dengan amanat konstitusi yang mewajibkan Indonesia berperan aktif di forum internasional maupun pertemuan bilateral. Langkah itu juga mencerminkan posisi Indonesia yang tidak berpihak pada blok atau negara tertentu.
Implementasi politik bebas aktif menurutnya menuntut Indonesia memperluas persahabatan dan kemitraan dengan komunitas internasional.
“Jadi implementasinya atau konsekuensinya dari ini adalah kita harus hadir di banyak tempat. Kita harus berkawan dengan semuanya,” ujar Sugiono.
Sugiono menambahkan keputusan akhir terkait substansi kunjungan tetap berada di tangan Presiden, sementara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyiapkan rekomendasi prioritas pembahasan.
“Jadi Presiden menentukan, kita kasih saran mengenai substansi-substansi dan prioritas yang perlu dibahas,” tutur Sugiono.
www.geosiar.co.id
