Polisi Tangkap Dua Pelaku Penendang Ibu Hamil di Terowongan Tembung Medan
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
5 Juni 2026, ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID —Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap dua pria pelaku penganiayaan terhadap seorang ibu hamil dan suaminya di kawasan terowongan Jalan Pasar VII, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (3/6/2026).
Kedua pelaku berinisial Zulpikar (37) dan Zulyarham (46) diciduk pada pukul 23.00 WIB di sekitar lokasi kejadian, sekitar empat jam setelah peristiwa terjadi.
Penganiayaan tersebut viral di media sosial setelah video yang memperlihatkan ibu hamil ditendang di bagian perut beredar luas.
Kepala Unit Reserse Mobile Polrestabes Medan Inspektur Polisi Satu Bimo Setiadi menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban dan suaminya berhenti di kawasan terowongan bawah rel karena di atas rel sedang berlangsung tawuran.
Korban yang sempat mengeluarkan telepon genggam dan diduga akan merekam tawuran membuat Zulpikar emosi. Pelaku berinisial Zulpikar kemudian menendang perut korban yang sedang hamil.
“Dia menendang karena takut memviralkan tawuran di rel,” kata Inspektur Polisi Satu Bimo Setiadi, Kepala Unit Reserse Mobile Polrestabes Medan, melalui sambungan telepon, Kamis (4/6/2026).
Setelah aksi penendangan, Zulpikar kembali ke sebuah bengkel untuk mengambil senjata jenis pistol angin (air gun) yang digunakan menakut-nakuti korban agar meninggalkan lokasi.
Pada saat yang sama, Zulyarham diduga memukul wajah suami korban berkali-kali hingga helm yang dikenakan terlepas.
“Tujuan melakukan pemukulan agar korban disuruh maju dan tidak berhenti,” ujar Bimo.
Bimo menyatakan kedua pelaku mengakui perbuatan mereka saat diperiksa penyidik.
“Pelaku ditangkap sekitar lokasi. Keduanya mengakui telah memukul korban,” kata Bimo.
Kedua pelaku saat ini ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Warga yang sempat berupaya melerai tidak mampu menghentikan pukulan beruntun yang dialami suami korban di lokasi.
www.geosiar.co.id
