Remaja 13 Tahun Tewas Saat Tawuran di Labuhan Deli
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
DELI SERDANG, GEOSIAR.CO.ID – Tawuran antarkelompok remaja kembali memakan korban jiwa di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Seorang remaja berinisial I (13) meninggal dunia setelah mengalami luka parah dalam bentrokan yang terjadi di Jalan Tanjung Raya, Dusun 9A, Pasar 6, Desa Manunggal, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.
Korban sempat dilarikan ke RSU Sinar Husni untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dideritanya.
Suasana duka menyelimuti rumah korban di Jalan Tanjung Raya, Kamis (30/7/2026). Tangis histeris keluarga pecah saat ambulans yang membawa jenazah tiba di rumah duka.
Kerabat dan tetangga tampak memadati rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Isak tangis semakin pecah ketika keluarga melihat kondisi wajah korban yang mengalami luka cukup parah, meski tidak ditemukan luka serius di bagian tubuh lainnya.
“Ya Allah anakku, aku yang ngurus sampai besar,” ujar ibu korban, Nur Aini, sambil menangis histeris.
Setelah proses pemandian dan pengafanan selesai, keluarga melaksanakan salat jenazah sebelum mengantarkan korban ke tempat pemakaman umum.
Seorang warga yang menyaksikan kejadian, Faisal, mengatakan bentrokan berlangsung sangat cepat. Sebelum tawuran pecah, ia melihat sekelompok remaja berkumpul di depan rumahnya hingga membuat suasana menjadi bising.
“Saya sempat menyuruh mereka bubar dan cari tempat lain. Setelah itu ada juga warga yang mengusir mereka,” kata Faisal.
Tak lama berselang, dua kelompok remaja kembali bertemu di persimpangan Jalan Tanjung Raya. Menurut Faisal, kedua kelompok saling menyerang menggunakan kayu balok dan bambu panjang.
Di tengah bentrokan, korban ditemukan tergeletak telungkup di pinggir parit, tepat di depan rumah warga.
“Saya lihat korban sudah telungkup. Dari wajah dan kepalanya keluar banyak darah. Waktu ditemukan masih bernapas, tapi kondisinya sudah kritis,” ujarnya.
Melihat kondisi korban, rekan-rekannya langsung mengevakuasi korban ke RSU Sinar Husni. Namun, setelah mendapat penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa tersebut kembali menambah daftar panjang aksi tawuran remaja di kawasan Labuhan Deli yang belakangan kerap meresahkan masyarakat.
Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan serta mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam tawuran yang merenggut nyawa remaja berusia 13 tahun tersebut.
