ISKA Pusatkan Peringatan Dies Natalis Ke-68 di Yogyakarta pada 23-24 Mei
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
26 Mei 2025, ph@geosiar.co.id
YOGYAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) memusatkan peringatan Dies Natalis ke-68 di Yogyakarta pada 23-24 Mei 2026 dengan mengusung tema “68 Tahun ISKA Berkarya dan Berjuang Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan Bersama”.
Penyelenggaraan di luar Jakarta menjadi upaya organisasi membagi kegiatan ke berbagai daerah.
Rangkaian acara digelar sederhana sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi masyarakat saat ini.
Rangkaian kegiatan meliputi ziarah dan devosi ke Gua Maria Sendangsono, kunjungan ke Museum Misi, serta Misa Dies Natalis di Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Pugeran, Yogyakarta.
Acara dilanjutkan dengan sarasehan, peluncuran tiga buku karya cendekiawan Katolik, dan ditutup ziarah serta misa di Gereja Candi HKTY Ganjuran. Sebagian acara disiarkan langsung melalui kanal YouTube ISKA.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ISKA Ch Arie Sulistiono menyatakan peringatan tahun ini sengaja dibuat sesederhana mungkin.
“Karena berbagai kondisi masyarakat Indonesia sedang mengalami keprihatinan, maka Acara Dies Natalis 68 ISKA kali ini benar-benar dilakukan dengan sesederhana mungkin,” kata Arie dalam siaran pers.
“Segenap Pengurus Daerah dan Cabang-cabang ISKA di seluruh Indonesia jika memungkinkan dipersilakan menyelenggarakan kegiatan peringatan ini sesederhana mungkin juga,” lanjutnya.
Pemilihan Yogyakarta sebagai pusat kegiatan merupakan bagian dari upaya pemerataan agar Jakarta, tempat Pengurus Pusat berkedudukan, tidak terus-menerus menjadi pusat perhatian.
Pada periode ini, ISKA membagi penyelenggaraan kegiatan ke berbagai daerah seperti Bali, Sumatra, Kalimantan, Ambon, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Ketua Presidium Pengurus Pusat ISKA Luky A. Yusgiantoro menyampaikan pesan agar peringatan kali ini memberi kesan berarti bagi seluruh anggota.
Ketua Presidium Pusat ISKA tersebut menyampaikan pesan tersebut saat dalam perjalanan bersama rombongan dari Jakarta menuju Yogyakarta.
Luky mengajak anggota terus mencintai Indonesia melalui karya dan pengabdian masing-masing di tengah tantangan kondisi geopolitik global. Ia menutup pesannya dengan ajakan untuk berdoa dan berkarya sebagai insan cendekiawan Katolik.
ISKA didirikan pada 22 Mei 1958 sebagai wadah berhimpun para sarjana Katolik dari berbagai disiplin ilmu.
Peringatan Dies Natalis ke-68 ini sekaligus mengantar organisasi menuju Musyawarah Nasional yang akan digelar beberapa bulan mendatang.
www.geosiar.co.id
