Menekraf Riefky Bidik 15.000 Anak Muda Melek Kecerdasan Buatan
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA,GEOSIAR.CO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif mengajak generasi muda memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan nilai tambah produk kreatif dan memperkuat daya saing di era digital.
Program kolaborasi bersama Indosat Ooredoo Hutchison dan Adobe menargetkan menjangkau 15.000 anak muda di seluruh Indonesia tahun ini.
Ajakan itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, yang juga Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, saat meresmikan program ECHOES X GENSi 2026 di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Teuku Riefky Harsya menyatakan tantangan utama generasi muda Indonesia adalah memperoleh akses teknologi yang mampu menciptakan peluang usaha dan kesiapan bersaing di tingkat global.
“Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, ekonomi kreatif menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan nasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan kreatif dan pemanfaatan AI agar mampu menghasilkan karya bernilai tambah, menciptakan peluang usaha, dan siap bersaing di tingkat global,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) digelar bersama Indosat Ooredoo Hutchison dan Adobe untuk memperkuat talenta muda digital, khususnya di kalangan pelajar.
Kolaborasi itu membuka peluang sinergi dengan tiga program unggulan (flagship) Kementerian Ekonomi Kreatif pada 2027, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Creative Hub, dan Creative by Indonesia.
GENSi (Generasi Terkoneksi) sebelumnya telah membekali lebih dari 10.000 generasi muda melalui literasi digital dan pembelajaran kreatif. Target tahun ini meningkat menjadi 15.000 anak muda di seluruh Indonesia.
President Director sekaligus Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyatakan dukungan terhadap pengembangan potensi generasi kreator.
“Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya,” ujar Vikram Sinha dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).
President Adobe untuk kawasan Jepang dan Asia Pasifik Ben Goodman menilai Indonesia memiliki populasi muda yang besar, budaya kreatif yang kuat, serta posisi strategis dalam perkembangan teknologi dan AI.
Adobe menyediakan teknologi, pelatihan, peluang monetisasi, akses premium Adobe Express, serta materi pembelajaran Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Seluruh pelanggan Indosat memperoleh akses premium Adobe Express secara gratis selama enam bulan, sebagaimana dilaporkan Koran Jakarta.
Kemitraan Adobe, Indosat, dan Kementerian Ekonomi Kreatif bertujuan memastikan Indonesia berada di garis terdepan ekonomi kreatif global.
