AHY: Bandara Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong penguatan tata kelola ekosistem kebandarudaraan nasional sebagai langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas, mobilitas masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Hal itu disampaikan AHY saat membuka Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan di Jakarta, Kamis.
“Isu ini penting karena salah satu upaya kita untuk menggerakkan ekonomi secara nasional dan berbagai daerah, melalui penguatan tata kelola ekosistem kebandarudaraan,” kata AHY.
Menurut AHY, sektor transportasi udara memiliki peran vital dalam menghubungkan berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, penguatan ekosistem bandara menjadi bagian penting untuk memperlancar pergerakan manusia, barang, dan jasa yang pada akhirnya akan mendorong aktivitas ekonomi nasional.
Ia mengatakan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan bidang yang sangat bergantung pada konektivitas udara. Dengan layanan kebandarudaraan yang semakin baik, jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara diharapkan terus meningkat sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Dalam rapat tersebut, pemerintah juga menjadikan penyusunan landasan hukum sebagai agenda utama untuk memastikan penguatan tata kelola kebandarudaraan memiliki dasar regulasi yang kuat.
“Tujuan utama rapat ini adalah untuk menguatkan tata kelola ekosistem kebandarudaraan melalui penguatan regulasi dan kolaborasi lintas sektor,” ujar AHY.
Ia menilai regulasi yang komprehensif diperlukan agar seluruh program pengembangan sektor kebandarudaraan dapat berjalan efektif dengan melibatkan seluruh kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan terkait.
AHY mengakui salah satu tantangan yang masih dihadapi saat ini adalah belum optimalnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan bandara. Karena itu, pemerintah akan memperkuat koordinasi antarlembaga agar pelayanan di bandara semakin efisien dan berdaya saing.
“Yang jelas setelah itu kita berupaya untuk meningkatkan daya saing, competitiveness itu adalah ukuran dari prestasi kualitas layanan bandara,” tegasnya.
Menurut AHY, peningkatan kualitas layanan bandara akan memberikan dampak langsung terhadap kepercayaan pelaku usaha, investor, maupun wisatawan yang menggunakan transportasi udara di Indonesia.
Ia berharap sektor kebandarudaraan dapat menjadi salah satu motor penggerak pembangunan nasional melalui peningkatan konektivitas antarwilayah.
“Dan yang terakhir memastikan agar sektor kebandarudaraan benar-benar menjadi pengungkit konektivitas nasional kita. Pertumbuhan ekonomi, pemerataan, mudah-mudahan bisa tercipta dan mengikuti,” kata AHY.
Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tersebut turut dihadiri Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait guna memperkuat sinergi dalam pengembangan ekosistem kebandarudaraan nasional.
