Bentrokan Warga dan PT Bridgestone di Sergai, 27 Sepeda Motor serta Truk Fuso Dibakar
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
SERDANG BERDAGAI, GEOSIAR.CO.ID -Bentrokan antara warga dan pihak PT Bridgestone kembali pecah di Desa Tinokah, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis, 25 Juni 2026. Kericuhan yang diduga dipicu sengketa lahan itu mengakibatkan puluhan kendaraan milik perusahaan dibakar dan empat karyawan mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sedikitnya 27 unit sepeda motor yang diduga milik karyawan PT Bridgestone serta satu unit truk fuso hangus terbakar ketika situasi berubah ricuh. Kendaraan tersebut berada di sekitar area perusahaan saat massa mulai bertindak anarkis.
Empat karyawan PT Bridgestone dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini belum diketahui kondisi maupun tingkat keparahan luka yang dialami para korban.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bentrokan dipicu persoalan lahan yang telah lama menjadi sumber konflik antara masyarakat dan perusahaan.
“Sebanyak 27 sepeda motor dan satu unit truk fuso terbakar di lokasi. Ada juga empat orang yang mengalami luka-luka,” ujar warga tersebut kepada wartawan, Kamis, 25 Juni 2026.
Warga juga mengaku sempat mendengar suara yang diduga menyerupai letusan senjata api ketika bentrokan berlangsung. Namun, ia tidak dapat memastikan asal suara tersebut.
“Informasinya memang sempat terdengar suara tembakan. Tapi kami tidak tahu dari mana asalnya,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian apakah suara yang terdengar benar merupakan letusan senjata api maupun penyebab pasti luka yang dialami para korban. Seluruh informasi tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
Pihak PT Bridgestone juga belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi bentrokan, jumlah kerugian material, maupun dugaan penyebab kericuhan.
Aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi bentrokan susulan sekaligus mengamankan situasi. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Kasus bentrokan ini menambah daftar konflik agraria yang terjadi di wilayah Sumatera Utara. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai langkah hukum maupun penanganan lanjutan atas peristiwa tersebut.
