Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Minta Provaliant Group Percepat Hilirisasi Kekayaan Intelektual Lokal ke Pasar
GEOSIAR.CO.ID 14 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat kolaborasi dengan Provaliant Group untuk mendorong komersialisasi kekayaan intelektual (IP) lokal Indonesia dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Pertemuan dipimpin langsung Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dan dihadiri Chief Executive Officer Provaliant Group Chandra Sugiono beserta jajaran pimpinan kedua pihak.
Kolaborasi ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif sekaligus menciptakan ekonomi berkelanjutan bagi para kreator lokal.
“Kami melihat apa yang sudah dilakukan Provaliant Group sebetulnya bisa mendorong kreativitas IP lokal. Tentu kami siap berkolaborasi supaya masing-masing pihak bisa lebih produktif sehingga kreativitas tak hanya berhenti pada tahap peluncuran saja, tetapi bisa berkelanjutan,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam audiensi tersebut, Senin (13/4/2026).
Teuku Riefky menekankan pentingnya menghubungkan komersialisasi kekayaan intelektual dengan lembaga perbankan melalui sistem pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. “IP lokal itu kalau sudah bertemu dengan pasangan yang cocok tentu bisa menarik pengembangan investasi untuk subsektor ekraf. Dengan demikian, kolaborasi bersama Provaliant bisa menjadi kunci dalam mempercepat hilirisasi dan komersialisasi IP lokal,” ujarnya.
Provaliant Group merupakan perusahaan yang telah berkecimpung lebih dari 16 tahun di industri kreatif, khususnya dalam pengembangan dan pengelolaan berbasis kekayaan intelektual. Perusahaan ini dikenal sebagai mitra yang menjembatani jenama lokal dan global dengan pasar Indonesia melalui kampanye strategis, kolaborasi karakter berlisensi, serta acara interaktif.
Chandra Sugiono menekankan tantangan terbesar kreator lokal adalah membangun kekayaan intelektual yang tidak sekadar kreatif, tetapi juga memiliki model bisnis yang kuat. “Membuat IP itu mudah, tetapi membangun agar bisa hidup, berkembang, dan menghasilkan itu membutuhkan ekosistem. Di sinilah kami ingin berkolaborasi bersama pemerintah,” kata Chandra Sugiono, Senin (13/4/2026).
Provaliant juga memaparkan inisiatif pengembangan kekayaan intelektual lokal melalui festival hiPlay, yakni ajang kekayaan intelektual lokal di pusat perbelanjaan yang menyediakan merchandise dan etalase karya masing-masing kreator sebagai sumber pendapatan berkelanjutan. Salah satu aktivasi yang telah dijalankan adalah Jakarta Toys and Comics Fair di Kartika Expo Center pada awal 2026.
Kedua pihak membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dalam bentuk dukungan kebijakan, fasilitasi ekosistem, dan penguatan akses pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal mendorong IP lokal Indonesia bersaing di tingkat nasional maupun global.
www.geosiar.co.id

