Para pelaku yang berjumlah delapan orang menggunakan senjata tajam dan sepeda motor korban dibawa kabur setelah ia dikepung dan tidak berdaya melawan. Video rekaman aksi tersebut beredar luas di media sosial dan viral dalam hitungan jam.
Dalam rekaman yang beredar, kawanan pelaku menggunakan empat sepeda motor mengepung korban yang tengah seorang diri di jalan. Para pelaku terlihat membawa senjata tajam. Korban hanya bisa pasrah menyerahkan motornya.
Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Khairul Fajri Lubis, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban. “Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, pada Desember 2025, dua pengemudi ojol juga menjadi korban begal dalam satu malam di dua lokasi berbeda di Kecamatan Medan Denai dan Medan Selayang. Keduanya tidak hanya kehilangan motor, tetapi juga mengalami luka akibat serangan fisik pelaku, berdasarkan laporan yang diterima Polres Toba dan Polrestabes Medan saat itu.
Iptu Khairul Fajri Lubis meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku maupun kendaraan hasil rampokan untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.