Tertunda 7 Bulan, Prabowo Minta Maaf ke 8 Duta Besar soal Surat Kepercayaan
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada delapan duta besar negara sahabat atas keterlambatan penerimaan surat kepercayaan atau letter of credentials (surat resmi pengangkatan duta besar).
Permohonan maaf disampaikan langsung saat prosesi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/6/2026). Penerimaan surat kepercayaan terakhir sebelumnya berlangsung pada 7 November 2025, sehingga agenda ini tertunda sekitar tujuh bulan.
Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, yang juga Ketua Umum Partai Gelora, menjelaskan keterlambatan murni disebabkan padatnya agenda Presiden.
“Presiden sudah juga menyampaikan, pertama beliau meminta maaf atas keterlambatan ini kepada seluruh para dubes. Dan murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau,” kata Anis Matta kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Anis menegaskan tidak ada niat dari Presiden Prabowo maupun pemerintah untuk menunda secara sengaja proses penerimaan surat kepercayaan tersebut.
“Tidak ada niat sama sekali untuk menunda-nunda pemberian kredensial ini. Sama sekali enggak, murni karena masalah jadwal yang sangat padat saja sejak dari pelantikan dan situasi fokus beliau kepada penanganan situasi global,” ujar Anis Matta di lokasi yang sama, Senin (8/6/2026).
Delapan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan berasal dari Sri Lanka, Filipina, Korea Selatan, Ceko, Palestina, Yunani, Lebanon, dan Saint Lucia. Prosesi berlangsung di Ruang Veranda, Istana Merdeka, sekitar pukul 14.00 WIB.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menegaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif dan menekankan penyelesaian damai atas persoalan global.
Kritik atas lambatnya penyerahan surat kepercayaan sebelumnya disuarakan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, yang menyebut ada 17 calon duta besar masih menunggu jadwal penyerahan.
