Komisi IX DPR Panggil Kepala BGN Soal Pengadaan 21.800 Motor Listrik yang Tak Pernah Dilaporkan ke DPR
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
GEOSIAR.CO.ID 10 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID –Badan Gizi Nasional (BGN) akan dipanggil Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada Senin (13/4/2026) untuk mempertanggungjawabkan pengadaan 21.800 unit sepeda motor listrik bagi kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengungkapkan BGN tidak pernah melaporkan rencana pengadaan tersebut kepada DPR. “Enggak ada (konsultasi), karena kalau disampaikan ke kami, pasti akan kami tolak,” kata Charles di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2026).
Charles juga menyoroti tindakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang pada 2025 telah memblokir pengadaan motor listrik tersebut. BGN tetap melanjutkan impor pada 2026 hingga barang sudah masuk ke Indonesia.
Kantor Distributor Belum Jadi, SPPG Sudah Disiapkan
Charles menyebut ada kejanggalan lain dalam proses pengadaan ini. “Yang lucu lagi, tadi pagi saya sempat menonton video salah satu media, bahkan kantornya saja belum jadi, kantor distributor dari motor ini belum jadi. Dan ternyata di dalam sudah dipersiapkan akan ada satu SPPG yang akan beroperasi di sana. Jadi ini something fishy,” kata Charles di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2026).
Komisi IX akan mengundang Kepala BGN Dadan Hindayana bersama beberapa instansi terkait dalam rapat khusus membahas tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Pengadaan 21.800 unit motor listrik itu sebelumnya viral di media sosial dan menarik perhatian luas.
www.geosiar.co.id
