Surya Paloh Digambarkan Tanpa Sepatu di Sampul Majalah Tempo, Ratusan Kader NasDem Geruduk Kantor Tempo

GEOSIAR.CO.ID 15 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Ratusan kader Partai NasDem mendatangi kantor Majalah Tempo di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 12.05 WIB. Massa memprotes sampul Majalah Tempo edisi 13-19 April 2026 yang menampilkan karikatur Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Massa menuntut redaksi Majalah Tempo meminta maaf serta berkomitmen kembali menjaga akurasi informasi dan etika jurnalistik.

Sampul yang dipersoalkan menampilkan karikatur Surya Paloh mengenakan kemeja putih tanpa jas dan sepatu, dengan tajuk utama “PT NasDem Indonesia Raya Tbk”.

Laporan utama itu mengungkap pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Surya Paloh di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada pertengahan Februari 2026, di mana Prabowo mengusulkan penggabungan Partai Gerindra dan Partai NasDem.

Jika penggabungan terwujud, kedua partai dapat mengumpulkan hampir 35 juta suara nasional atau 23 persen berdasarkan hasil pemilu 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino, memimpin aksi dari atas mobil komando. Wibi juga menjabat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta.

“Tempo menampilkan ilustrasi Bapak Surya Paloh, bagi kami itu telah merendahkan,” kata Wibi Andrino, Selasa (14/4/2026), sebagaimana dilaporkan Tempo.co.

Wibi memastikan partainya tidak akan tinggal diam jika tuntutan tidak dipenuhi. “Jika dalam 1×24 jam tidak ada permintaan maaf, kami akan datang kembali dengan jumlah kader yang lebih banyak. Selain itu, kami juga akan membawa persoalan ini ke Dewan Pers,” tuturnya, sebagaimana dikutip Teropong News.

Massa juga melakukan aksi simbolik dengan melempar bunga busuk ke halaman kantor Tempo. “Kita mencintai Tempo, tapi Tempo yang sekarang bukan Tempo yang dulu,” teriak salah satu orator aksi.

Kepala Sekretariat Korporat Tempo, Jajang Jamaludin, menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada perwakilan NasDem yang hadir.

“Kalau memang pemberitaan ini membuat kader NasDem sakit hati, kami minta maaf. Dampak ini kadang tidak bisa kami kendalikan,” ujar Jajang, sebagaimana dilaporkan Elshinta.com.

Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra, menegaskan bahwa laporan tersebut telah melalui proses jurnalistik yang terverifikasi.

“Materi pemberitaan yang dipublikasikan oleh Tempo merupakan karya jurnalistik yang telah melalui proses verifikasi, akuntabel, dan berdasarkan Kode Etik Jurnalistik. Berkaitan dengan dampak sampul laporan utama tersebut yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan kader Partai NasDem, kami meminta maaf,” ujar Setri Yasra, Selasa (14/4/2026), sebagaimana dikutip Tempo.co.

Situasi di sekitar kantor Tempo kembali kondusif setelah massa membubarkan diri pada pukul 14.20 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *