AS-Iran Hampir Damai, Swiss Siapkan Jenewa untuk Penandatanganan
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JENEWA, GEOSIAR.CO.ID – Swiss menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah penandatanganan perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, menyusul laporan kedua pihak telah mencapai kesepakatan prinsip untuk mengakhiri perang yang berlangsung sejak Februari 2026.
Kementerian Luar Negeri Swiss menyebut pihaknya telah mengusulkan Kota Jenewa sebagai lokasi penandatanganan jika AS dan Iran menyetujuinya.
Persiapan teknis mulai terlihat ketika empat pesawat angkut militer C-17 Angkatan Udara AS bertolak ke Eropa pada Kamis (11/6/2026) membawa perlengkapan untuk kemungkinan kunjungan Wakil Presiden AS JD Vance ke Jenewa.
Kementerian Luar Negeri Swiss menegaskan keterlibatan aktif dalam mendukung upaya gencatan senjata dan de-eskalasi (penurunan ketegangan) konflik AS-Iran.
“Swiss sepenuhnya terlibat. Kami menjalin kontak erat dengan Amerika Serikat dan Iran,” kata Kementerian Luar Negeri Swiss dalam pesan singkat kepada AFP, sebagaimana dilaporkan detikNews, Sabtu (13/6/2026).
Swiss menyebut pihaknya memainkan peran aktif mendukung upaya menuju Nota Kesepahaman yang dimaksudkan mengonsolidasikan gencatan senjata sekaligus membuka jalan bagi pengurangan ketegangan konflik.
Pernyataan itu muncul setelah Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Swiss Ignazio Cassis.
Keduanya membahas perkembangan regional dan menyambut kemajuan menuju kesepakatan AS-Iran, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan Washington dan Teheran telah mencapai “kesepakatan besar” dan berpotensi menandatangani perjanjian tersebut paling cepat akhir pekan ini.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengonfirmasi kedua pihak telah menyepakati “draf akhir” dari perjanjian tersebut, sementara langkah-langkah selanjutnya masih difinalisasi. Pakistan memainkan peran penting dalam memfasilitasi jalur diplomasi tidak langsung antara AS dan Iran selama beberapa bulan terakhir, sebagaimana dilaporkan AFP dan Anadolu Agency.
