Tawaran itu bermula dari Rp250 juta sebelum dinaikkan bertahap hingga angka tersebut. Dinar menegaskan penolakannya saat dikonfirmasi Warta Kota di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).
Dalam percakapan yang diunggah Dinar pada Selasa (7/4/2026), pria tidak dikenal itu pertama kali mengirim pesan berisi tawaran Rp205 juta pada Senin (6/4/2026). Tawaran terus dinaikkan hingga menyentuh Rp1 miliar.
“Itu baru pertama yang kebaca karena aku lagi iseng buka DM. Awalnya dia nawar 250 juta, terus naik jadi 1 miliar,” kata Dinar Candy, DJ kelahiran 21 April 1993, sebagaimana dikutip Warta Kota.
Alasan penolakan Dinar bukan soal moral semata, melainkan soal kesehatan. “Aku jawab saja, ‘Maaf aku nggak jualan, takut lecet.’ Logikanya kalau ‘jualan’ begitu kan main sama banyak orang, sedangkan aku sangat menjaga kesehatan,” ucapnya.
Dinar menyinggung pola hidup sehatnya sebagai dasar keputusan itu. “Aku boxing, menghindari gula, masa harus jualan diri?” sambungnya.
Dinar tidak berniat menempuh jalur hukum atas kejadian itu. “Mungkin itu orang iseng aja,” ujarnya, sebagaimana dikutip Warta Kota.
Perempuan berusia 32 tahun itu menegaskan kondisi ekonominya tidak membuatnya tergoda. “Secara ekonomi alhamdulillah rezeki dari Allah masih banyak. Jadi nggak perlulah sampai jual diri. Aku lebih milih sibuk kerja daripada yang aneh-aneh,” jelasnya, sebagaimana dilaporkan Suara.com.