Hendrik Sitompul Gelar Misa Syukur Operasi Perdana SPPBE PT Cahaya Akurasi Tally di Labusel
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
LABUHAN BATU SELATAN, GEOSIAR.CO.ID – Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Cahaya Akurasi Tally resmi beroperasi perdana di Pekan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Senin (15/6/2026).
Pendiri perusahaan sekaligus Anggota DPR RI periode 2019–2024 Hendrik H. Sitompul menandai awal operasi dengan misa syukur dan pelepasan tiga mobil tangki menuju Depot LPG Pertamina Dumai. Hendrik berharap kehadiran fasilitas ini menjamin pasokan elpiji yang aman dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Misa syukur dipimpin Pastor Paroki Kota Pinang RP Leonardo Moriz Aritonang OFMCap pada pukul 09.00 WIB. Prosesi dihadiri umat Paroki Kota Pinang dan seluruh karyawan SPPBE.
Hendrik H. Sitompul menyampaikan rasa syukur atas dimulainya operasi fasilitas pengisian elpiji tersebut.
“Hari ini kami bersyukur karena SPPBE ini sudah bisa beroperasi. Harapan kami, kehadiran fasilitas ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam menjamin ketersediaan elpiji yang aman dan tepat sasaran,” kata Hendrik H. Sitompul dalam sambutannya, Senin (15/6/2026).
Hendrik menegaskan komitmennya memberdayakan tenaga kerja lokal. Mayoritas karyawan yang bekerja di fasilitas tersebut merupakan warga dari sekitar lokasi.
“Mayoritas karyawan di sini adalah putra-putri daerah dari sekitar lokasi. Bagi kami, kehadiran usaha ini harus berdampak langsung pada perekonomian warga setempat,” ujar Hendrik.
Hendrik juga menyampaikan terima kasih kepada Pastor Paroki Kota Pinang RP Leonardo Moriz Aritonang OFMCap yang memimpin misa serta seluruh umat yang hadir.
“Terima kasih kepada Pastor yang telah memimpin misa, dan kepada seluruh umat Paroki Kota Pinang yang menyempatkan hadir. Doa dan kebersamaan ini menjadi awal yang baik bagi kami,” kata Hendrik.
Pada kesempatan itu, Hendrik yang didampingi istri, Rospita Marpaung, turut membagikan perjalanan kariernya kepada para hadirin.
Hendrik mengawali karier profesional sebagai manajer di salah satu bank swasta di Medan, lalu menjadi manajer di PT Sinar Sosro, sebelum akhirnya merintis usaha di sektor minyak dan gas (migas).
Karier politik Hendrik dimulai sebagai anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat periode 2009–2014, kemudian berlanjut sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara 1 periode 2019–2024, hingga saat ini menjadi Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat.
Di sektor energi, Hendrik juga dikenal sebagai pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) O-Three Station di kawasan Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang. Hendrik memadukan kawasan bisnis dengan ruang spiritual, ditandai keberadaan Rumah Doa Santo Hendrikus di area SPBU tersebut.
Kawasan O-Three Station juga menjadi lokasi sejumlah unit usaha kuliner yang dikembangkan Rospita Marpaung, di antaranya Bebek Terminal, Warkop Agam Medan, gerai waffle CheezyCoin, serta layanan barbershop.
Di luar dunia usaha dan politik, Hendrik Sitompul meraih gelar Doktor dari Program Studi S3 Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Hendrik Sitompul juga aktif sebagai Prodiakon di Paroki Hayam Wuruk Medan dan menjadi dosen praktisi pada Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Sumatera Utara.
Pastor Leonardo Moriz Aritonang menyampaikan apresiasi atas perjalanan hidup dan kiprah Hendrik H. Sitompul.
“Saya bangga melihat perjalanan Pak Hendrik. Beliau menunjukkan bahwa karier, pelayanan iman, dan kepedulian kepada masyarakat dapat berjalan beriringan. Semoga usaha ini menjadi berkat bagi banyak orang,” kata RP Leonardo Moriz Aritonang OFMCap.
Seusai misa, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan tiga mobil tangki menuju Depot LPG Pertamina Dumai sebagai tanda dimulainya rantai distribusi elpiji dari fasilitas tersebut.
SPPBE PT Cahaya Akurasi Tally menjalankan pengisian elpiji di bawah pengawasan PT Pertamina Patra Niaga dengan prosedur standar, mulai dari penerimaan pasokan, penyortiran tabung, pengisian sesuai takaran, hingga uji kebocoran dan penyegelan sebelum tabung didistribusikan ke agen.
