Melalui Program Tali Kasih, HS Bagikan Bantuan ke SLB C Karya Tulus di Deli Serdang
GEOSIAR.CO.ID 13 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
DELI SERDANG, GEOSIAR.CO.ID -Pendiri Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik (JJBB), Dr. Drs. Hendrik H. Sitompul, MM, yang akrab disapa HS, menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok dan perlengkapan kebersihan kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) C Karya Tulus di Jalan Namo Pecawir, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Tali Kasih” Yayasan JJBB yang digelar dalam rangka Paskah 2026.
Bantuan yang diserahkan meliputi beras, kacang hijau, gula merah, minyak goreng, kecap manis, serta perlengkapan kebersihan untuk kebutuhan sehari-hari siswa.
SLB C Karya Tulus sendiri merupakan sekolah yang melayani anak-anak dengan keterbatasan intelektual.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa yang tampak antusias menerima bantuan.
Bagi Hendrik Sitompul, kegiatan ini bukan yang pertama dilakukan di lokasi tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk terus hadir menyapa dan membantu kelompok yang membutuhkan, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus.
Politikus Partai Demokrat yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Medan periode 2014–2019 dan anggota DPR RI Dapil Sumatera Utara I periode 2019–2024 itu juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama di lingkungan umat Katolik Sumatera Utara.
Kepala Suster SLB C Karya Tulus, Veneranda Milala, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak didiknya.
“Anak-anak di sini memang butuh perhatian. Jadi ketika ada yang datang seperti ini, mereka senang, merasa diperhatikan. Kami juga sangat terbantu dengan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan doa dan harapannya atas kepedulian yang terus diberikan Hendrik Sitompul kepada Sekolah SLB Karya Tulus Namo Pecawir.
“Tuhan Yesus memberkati Bapak Hendrik dan Yayasan JJBB. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Hendrik Sitompul menekankan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kemampuan besar, tetapi bisa dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Kita tidak perlu menunggu mampu besar dulu untuk peduli. Yang penting ada niat dan dilakukan dengan tulus. Kalau terus dilakukan, dampaknya pasti terasa,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa anak-anak dengan keterbatasan intelektual memiliki potensi yang dapat berkembang optimal apabila mendapat pendampingan dan dukungan yang tepat dari lingkungan sekitarnya.
Yayasan JJBB sendiri merupakan lembaga kesejahteraan sosial yang telah terdaftar resmi dengan Nomor Induk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) LKS21271260006, serta memiliki Surat Tanda Daftar dari Dinas Sosial Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara.
Melalui program “Tali Kasih”, Hendrik memastikan pihaknya akan terus menyasar sekolah, panti, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari gerakan sosial berkelanjutan di Sumatera Utara.
www.geosiar.co.id

