Menko AHY Percepat Sekolah Rakyat Kulon Progo Rp214 Miliar untuk 1.080 Siswa Miskin
GEOSIAR.CO.ID 25 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
KULON PROGO , GEOSIAR.CO.ID –Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo pada Jumat (24/4/2026).
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat menginstruksikan pengerjaan proyek senilai Rp214 miliar tersebut dipercepat. Sekolah ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran baru Juli 2026.
Sekolah Rakyat berlokasi di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah. Konstruksi ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Sekolah Rakyat Kulon Progo dirancang menampung 1.080 siswa dari keluarga prasejahtera. Proyek dibangun di atas lahan seluas 7,1 hektare.
Kompleks sekolah akan dilengkapi 26 bangunan yang mencakup ruang kelas jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Bangunan pendukung meliputi asrama, kantin, gedung olahraga, dan fasilitas penunjang lainnya.
Sekolah akan menerima siswa dari kategori desil 1 dan 2. Seluruh siswa memperoleh pendidikan gratis sekaligus fasilitas asrama lengkap.
AHY didampingi Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dan Wakil Bupati Ambar Purwoko saat meninjau lokasi. Hadir pula Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat dan Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY Haryo Satriyawan.
AHY meminta pelaksana proyek menambah jumlah tenaga kerja. Penambahan tenaga kerja diperlukan untuk mengejar tenggat penyelesaian pada Juni 2026.
“Pembangunannya perlu didorong dan dipercepat. Kami masih optimistis bisa mengejar timeline Juni agar di bulan Juli sudah bisa dimanfaatkan untuk menerima siswa pada tahun ajaran baru,” ujar AHY di lokasi proyek Sekolah Rakyat, Jumat (24/4/2026).
AHY menegaskan Sekolah Rakyat menjadi instrumen pemutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses belajar bagi masyarakat kurang mampu.
Lulusan Sekolah Rakyat diharapkan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Sebagian lainnya ditargetkan langsung terserap dunia kerja.
“Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung sekolah, melainkan membangun harapan, memutus rantai kemiskinan, dan menyiapkan generasi masa depan yang berdaya saing,” kata AHY dalam kunjungan ke Sekolah Rakyat Kulon Progo, Jumat (24/4/2026).
Sekolah Rakyat di Kulon Progo merupakan satu-satunya proyek serupa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah menargetkan sekolah tersebut menjadi bagian dari Sekolah Rakyat tahap dua yang dijadwalkan beroperasi serentak pada pertengahan 2026.
Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra menjelaskan kunjungan kerja tersebut bertujuan memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana. Kunjungan ini sekaligus menjadi sarana mengidentifikasi tantangan implementasi program di lapangan.
“Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan pembangunan tidak hanya terfokus pada proyek infrastruktur berskala besar, tetapi juga menyentuh aspek fundamental seperti pendidikan, kualitas permukiman masyarakat, dan kesejahteraan rakyat,” ujar Herzaky dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).
www.geosiar.co.id

