Nasihat JK ke Jokowi: Stop Rakyat Berkelahi Dua Tahun, Tunjukkan Ijazah!

GEOSIAR.CO.ID 20 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.IDWakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) mengungkap alasan menasihati Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menunjukkan ijazah asli ke publik. JK menyatakan nasihat itu disampaikan karena dirinya merasa lebih tua dan lebih senior dari Jokowi.

Pernyataan disampaikan JK dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

“Saya lebih tua dari dia. Jadi, sebagai orang yang lebih senior, saya nasihati,” ujar JK. Pernyataan itu menanggapi kritik dari sejumlah pendukung Jokowi yang menilai JK ikut campur dalam polemik ijazah.

JK menilai polemik keaslian ijazah Jokowi telah berlangsung sekitar dua tahun. Ia mempertanyakan mengapa dokumen tersebut tidak segera ditunjukkan untuk meredam perdebatan di masyarakat. Bagi JK, membiarkan polemik berlanjut justru memicu pertikaian di akar rumput.

“Kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat ini berkelahi sendiri, saling memaki masyarakat, dua tahun,” kata JK. Ia menegaskan dirinya bukan melawan Jokowi melainkan memberikan nasihat.

JK menegaskan dirinya berada dalam posisi netral atas polemik ijazah tersebut. Ia mengaku menolak bertemu dengan pihak-pihak yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi, termasuk Rismon Hasiholan Sianipar dan Roy Suryo. Penolakan itu, menurut JK, dilakukan demi menjaga netralitas.

“Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang, saya tidak terima. Roy Suryo mau ketemu, saya tolak. Demi saya mau netral,” ujar JK, sebagaimana dilaporkan Antara. Rismon dan Roy Suryo kemudian ditetapkan Polda Metro Jaya sebagai tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong terkait ijazah Jokowi.

JK juga menyinggung hubungannya yang telah terjalin lama dengan Jokowi, bahkan sebelum Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia mengaku turut berperan membawa Jokowi ke panggung politik nasional pada awal kariernya.

“Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta,” kata JK. Ia juga memperlihatkan foto lama Jokowi yang masih mengenakan kemeja kotak-kotak sebagai bukti kedekatan di masa kampanye Pilgub DKI.

“Saya yang bantu Jokowi. Tanya sama beliau. Janganlah macam-macam begitu,” lanjut JK. Ia menyebut kedekatan itu sebagai alasan dirinya merasa layak memberikan nasihat kepada Jokowi.

JK sebelumnya telah meminta Jokowi memperlihatkan ijazah asli usai melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada 8 April 2026. Laporan tersebut diajukan atas tuduhan pencemaran nama baik. Rismon dituduh menyebarkan narasi bahwa JK mendanai pihak-pihak yang mempermasalahkan ijazah Jokowi senilai Rp 5 miliar.

“Saya yakin Jokowi punya ijazah aslinya. Ya, sebenarnya kita stoplah ini perkara dengan cara Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli,” kata JK pada saat pelaporan tersebut. Pernyataan itu kembali ditegaskan dalam konferensi pers 18 April 2026.

Jokowi sebelumnya menolak menunjukkan ijazah asli kepada publik. Ia menilai pembuktian seharusnya dilakukan oleh pihak yang menuduh, bukan yang dituduh. Persoalan ijazah palsu juga telah diserahkan ke proses hukum yang sedang berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *