AHY Minta Kader Demokrat Jateng Rebut Kemenangan Pemilu 2029 di 35 Kabupaten/Kota

GEOSIAR.CO.ID 18 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

SEMARANG, GEOSIAR.CO.ID -Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan kader partai di Jawa Tengah untuk merebut kemenangan dalam semua kontestasi politik, terutama Pemilu 2029.

Seruan disampaikan AHY secara telekonferensi dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026) malam.

AHY yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menetapkan tema Musda IV berupa “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, dan Rebut Kemenangan”.

Ia menekankan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan nilai strategis secara politik, ekonomi, dan sosial, yang memiliki 35 kabupaten dan kota serta puluhan juta konstituen.

“Jawa Tengah adalah provinsi yang besar, provinsi yang memiliki nilai yang sangat signifikan secara politik,” kata AHY, sebagaimana dilaporkan Republika.

AHY meminta kader Demokrat di Jawa Tengah tidak merasa terpinggirkan meski peta politik di wilayah itu dinamis.

“Jangan gentar. Jangan merasa tidak ada ruang bagi Demokrat,” kata AHY, sebagaimana dilaporkan Kompas.com.

AHY menyampaikan tiga strategi utama yang harus dijalankan secara terpadu, yakni merapatkan barisan, membangun kekuatan, dan merebut kemenangan.

Soliditas internal kader ditekankan AHY sebagai fondasi utama sebelum berbicara soal kemenangan di kontestasi politik.

AHY meminta struktur organisasi Demokrat diperkuat hingga tingkat desa dan kelurahan agar kehadiran partai dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput.

Ia juga menuntut capaian partai yang lebih besar pada Pemilu 2029 serta komitmen Ketua DPD Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti meningkatkan kinerja partai di provinsi tersebut.

“Yang kami inginkan bukan sekadar formalitas atau selebrasi berlebihan,” kata AHY, sebagaimana dilaporkan JPNN.

AHY mendorong pendekatan aktif untuk merebut suara rakyat dan mengingatkan kader tidak boleh pasif menunggu simpati publik menuju Pemilu 2029.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *