Baru Terpilih di Pilkada 2024, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk KPK, Kantor PUPR dan Pendopo Digeledah

GEOSIAR.CO.ID 11 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 16 orang termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke-10 yang digelar lembaga antirasuah sepanjang 2026, di wilayah Jawa Timur pada Jumat (10/4/2026) malam.

OTT ini diduga berkaitan dengan proyek infrastruktur serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2025. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan operasi tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada malam yang sama.

“Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung. Saat ini tim masih di lapangan. Kami akan update terus perkembangannya,” kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, Jumat (10/4/2026) malam.

Bersamaan dengan OTT, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan intensif di dua lokasi: Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung dan Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso. Tim KPK tiba di area pendopo sekitar pukul 15.00 WIB dan sempat mengamankan alat komunikasi selama penyisiran.

Ajudan bupati, Dwi Yoga, turut tiba di Mapolres Tulungagung menggunakan minibus bersama tim KPK sembari menurunkan koper yang diduga berisi dokumen. Kepala Bagian Umum Pemkab Tulungagung, Yulius Rama Isworo, juga terlihat mendatangi Polres membawa sejumlah kardus yang diduga berisi berkas-berkas penting.

Gatut Sunu Eks Wakil Bupati 2019–2023, Sebelumnya Kader PDI Perjuangan

Gatut Sunu Wibowo merupakan kepala daerah hasil Pilkada 2024. Sebelum terpilih sebagai bupati, ia menjabat Wakil Bupati Tulungagung pada periode 2019 hingga 2023.

Gatut sebelumnya tercatat sebagai kader PDI Perjuangan sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Gerindra menjelang kontestasi Pilkada 2024. Di luar dunia politik, ia dikenal sebagai pelaku usaha di sektor toko bangunan.

OTT Tulungagung ini menambah daftar kepala daerah Jawa Timur yang terjaring operasi serupa setelah Bupati Ponorogo dan Wali Kota Madiun lebih dulu ditangkap dalam beberapa bulan terakhir. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, dan konferensi pers resmi dijadwalkan disampaikan pada Sabtu (11/4/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *