Ketua Terpilih ISKA Luky Yusgiantoro Tegaskan Kepemimpinan sebagai Panggilan Melayani
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
BALIKPAPAN, GEOSIAR.CO.ID – Luky A. Yusgiantoro kembali dipercaya memimpin Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) periode 2026–2030. Bagi Luky, kepercayaan tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan sebagai panggilan untuk melayani.
“Saya menerima kepercayaan ini dengan penuh rasa syukur sekaligus kesadaran bahwa kepemimpinan adalah sebuah panggilan untuk melayani,” kata Luky dalam pesannya setelah Musyawarah Nasional (Munas) XVII ISKA di Balikpapan, Kalimantan Timur, 11–13 September 2026.
Kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan ISKA disampaikan setelah Luky sebelumnya memimpin organisasi tersebut pada periode 2022–2026.
Bersyukur atas Kepercayaan
Luky menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar ISKA atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
“Terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya untuk melanjutkan amanah sebagai Ketua ISKA 2026–2030,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh Pengurus PP ISKA 2022–2026 atas waktu, tenaga, pemikiran dan pelayanan yang telah diberikan selama empat tahun terakhir.
Menurut Luky, perjalanan ISKA tidak hanya menjadi hasil kerja pengurus, tetapi juga berkat dukungan anggota, senior, sahabat dan keluarga besar ISKA.

Melanjutkan Pengabdian
Setelah menerima amanah baru tersebut, Luky berharap persaudaraan di antara keluarga besar ISKA tetap terjaga.
Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota ISKA di berbagai daerah untuk terus memberikan pemikiran dan karya sesuai peran serta bentuk pengabdian masing-masing.
“Semoga persaudaraan dan semangat yang telah terbangun senantiasa terjaga melalui silaturahmi,” kata Luky.
Ia juga menyampaikan harapan agar keluarga besar ISKA terus berkarya bagi Gereja, masyarakat, bangsa dan negara.
“Semoga seluruh keluarga besar ISKA, dalam peran dan bentuk pengabdian masing-masing, dapat terus memberikan pemikiran dan karya terbaik bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Dalam pesannya, Luky turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus dan anggota atas setiap perkataan maupun perbuatan yang kurang berkenan selama menjalankan tugas pada periode 2022–2026.
