Sekolah Kedinasan Poltekpin Siapkan Kuota 200 Mahasiswa Baru
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) bersiap membuka penerimaan mahasiswa baru pada 2026. Perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Hukum tersebut akan membuka empat program studi dengan total kuota sekitar 200 calon mahasiswa.
Poltekpin merupakan hasil penggabungan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim). Kampus ini menjadi satu-satunya sekolah kedinasan ikatan dinas yang memiliki program studi hukum terapan di bawah Kementerian Hukum.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Poltekpin, terdapat empat program studi yang akan dibuka, yakni Administrasi Hukum Umum, Perancangan Peraturan Perundang-undangan, Hukum Kekayaan Intelektual, dan Pembangunan Hukum.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum mengatakan seluruh persiapan pembukaan Poltekpin terus dimatangkan, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, penataan kelembagaan, pengalihan sumber daya manusia, hingga pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.
“Target pengumuman penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir Maret,” ujar Kepala BPSDM Hukum sebagaimana disampaikan melalui laman resmi Kementerian Hukum, Kamis, 25 Juni 2026.
Poltekpin direncanakan membuka empat formasi dengan total kuota sebanyak 200 calon mahasiswa. Mekanisme pendaftaran juga telah disiapkan melalui kepanitiaan bersama yang melibatkan BPSDM, Biro SDM, dan unit eselon I terkait.
Persyaratan administratif calon mahasiswa turut disusun, termasuk kewajiban melampirkan surat pernyataan yang ditandatangani orang tua atau wali.
Pembentukan Poltekpin tidak terlepas dari restrukturisasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang kemudian terbagi menjadi beberapa kementerian. Perubahan tersebut berdampak pada penataan kembali program studi yang sebelumnya berada di bawah Poltekip dan Poltekim.
Saat ini Poltekpin tengah menjalani proses migrasi data menuju Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas). Setelah proses tersebut selesai, dua program studi lama akan ditutup melalui keputusan Menteri Hukum.
Kampus Poltekpin juga akan dipindahkan dari Tangerang ke kawasan Gandul, Depok, Jawa Barat. Selain itu, akan dilakukan pengalihan pegawai ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari penataan kelembagaan.
Hingga pekan keempat Juni 2026, Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum mengumumkan jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan tahun ini. Meski demikian, kehadiran Poltekpin menjadi salah satu opsi baru bagi lulusan SMA atau sederajat yang ingin menempuh pendidikan kedinasan dengan sistem ikatan dinas.
