Istri Serda Marinir Terseret ke Aspal di Jalan Sisingamangaraja, Dua Penagih Utang Babak Belur Dihajar Massa

GEOSIAR.CO.ID 15 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

MEDAN, GEOSIAR.CO.ID -Enam orang yang mengaku sebagai penagih utang (debt collector) dari PT Gorka merampas paksa sebuah mobil Toyota Calya silver milik Serda Marjadi, anggota TNI Angkatan Laut (Marinir), di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Istri Serda Marjadi ikut menjadi korban. Saat mencoba menghalangi perampasan, perempuan itu tersenggol spion dan terseret ke aspal hingga mengalami luka lecet di pipi kanannya.

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, menjelaskan peristiwa bermula saat mobil yang dikendarai Serda Marjadi dan istrinya melintas di Jalan Sisingamangaraja, lalu dihadang keenam orang tersebut.

Kunci mobil direbut paksa oleh seorang pelaku berinisial J setelah Serda Marjadi keluar dari kendaraan. “Istri korban sempat terseret dan mengalami luka. Ia kemudian berteriak sehingga mengundang warga sekitar,” ujar Kompol Daulat Simamora, sebagaimana dikutip Mistar.id, Selasa (14/4/2026).

Istri Serda Marjadi yang mengalami luka lecet di pipi kanan kemudian nekat naiki kap kendaraan Toyota Calya hitam milik kawanan penagih utang, bukan mobil korban, untuk meminta pertolongan warga sekitar.

Mobil korban sebelumnya dikredit di Jakarta. Karena pembayaran menunggak, kendaraan kemudian dibawa ke Medan dan digunakan oleh Serda Marjadi.

Warga yang menyaksikan kejadian langsung mengamuk dan memukuli dua orang penagih utang yang tertinggal di lokasi, yakni H Limbong dan Wandi Simanjorang.

Kedua pihak akhirnya berdamai dan mobil dikembalikan kepada pemiliknya. “Pihak leasing dan pemilik mobil sepakat berdamai,” ujar Kompol Daulat Simamora, sebagaimana dikutip Harian Batak Pos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *